Selasa, 06 Oktober 2020

Listrik Dinamis




Tak dapat dipungkiri listrik menjadi sumber energi yang sangat penting untuk menggerakkan roda kehidupan. Pembangunan-pembangunan energi listrik terus dilakukan sebagai upaya untuk terus meningkatkan produksi listrik. Listrik menjadi penting untuk semua sektor ekonomi, baik pertambangan, industri pengolahan bahkan hingga jasa-jasa pun bergantung dengan energi listrik. Oleh karena itu, pemerintah wajib mengupayakan keberlangsungan energi ini. Keluhan masyarakat bisa menjadi pengingat pemerintah untuk terus berbenah diri dalam segala aspek, khususnya energi kelistrikan sehingga tercipta kestabilan perekonomian nasional. Jadi, Siapa yang tak butuh listrik? untuk lebih detailnya bisa di baca pentingnya listrik bagi kehidupan 


Gambar 1 menunjukkan rangkaian listrik sederhana. Rangkaian listrik tersebut merupakan susunan alat-alat listrik yang terdiri dari sumber arus, kawat penghantar, lampu atau alat listrik, dan saklar. Pada gambar 1a saklar dalam keadaan terbuka dan  rangkaian tersebut disebut rangkaian terbuka. Pada rangkaian terbuka maka arus listrik tidak dapat mengalir sehingga lampu tidak menyala. Pada gambar 1b saklar dalam keadaan tertutup dan rangkaian tersebut disebut rangkaian tertutup. Pada rangkaian tertutup 1b maka arus listrik mengalir melalui rangkaian sehingga lampu menyala

Kuat Arus Listrik

Seperti telah dijelaskan bahwa lampu pada gambar 1b dapat menyala karena adanya arus listrik. Arus listrik adalah  aliran muatan-muatan  listrik (dianggap sebagai muatan positif) sepanjang rangkaian. Arah arus listrik adalah dari potensial tinggi (positif) ke potensial yang lebih rendah (negative). Dengan demikian arah arus listrik berlawanan dengan arah electron (e). Untuk menyatakan besarnya arus listrik yang melalui suatu penghantar maka dinyatakan dalam besaran kuat arus listrik (I). Kuat arus listrik (I) didefinisikan banyaknya muatan listrik yang melalui penghantar tiap satuan waktu.. Secara matematis kuat arus dapat ditulis.

Tegangan Listrik

Arus listrik dihasilkan oleh alat yang dinamakan sumber arus listrik. Contoh sumber arus listrik adalah baterai, akumulator. Baterai dan akumulator termasuk sumber arus searah atau DC. Sumber arus baterai dan akumulator memiliki dua terminal yang disenut kutub. Kutub positif atau anoda memiliki potensial yang lebih tinggi dari kutub negative atau (katoda). Beda potensial kutub-kutub sumber arus pada rangkaian terbuka dinamakan GGL atau gaya gerak listrik (E). Satuan GGL adalah volt (V). Beda potensial kutub-kutub sumber arus pada rangkaian tertutup dinamakan tegangan jepit V, satuannya volt (V). Pada rangkaian tertutup tersebut arus mengalir dari kutub positif ke kutub negative atau dari titik yang potensialnya lebih tinggi ke titik yang potensialnya lebih rendah

untuk lebih detailnya bisa klik ini materi listrik dinamis dan bisa juga download dengan klik materi listrik dinamis



Tidak ada komentar:

Posting Komentar